SegihanSebulu.Wordpress.Com

Media Sosial Online Jurnal Segihan

Kontroversi Video Ular Lembu Menarik Rumah hingga Ambruk di Sebulu

Nyata atau Takhayul?

Jurnal Segihan — Pada September 2011, beberapa hari setelah bencana longsor di Sebulu, beredar rekaman video ambruknya sebuah rumah yang disebut milik Hj. Rusmiah. Yang membuat heboh, dihembuskan isu bahwa dalam video tersebut terdapat penampakan ular lembu, seekor hewan mitologi (dongeng) di masyarakat Kutai.

Diceritakan bahwa rumah ambruk karena ditarik oleh seekor ular lembu yang kemudian meninggalkan jejak berupa pusaran air di bagian belakang rumah. Sebagian masyarakat tampaknya percaya begitu saja dengan kisah yang beredar dari mulut ke mulut dan disebarluaskan melalui handphone warga setempat.

Ular lembu adalah hewan yang ukurannya raksasa berbadan ular dan berkepala lembu. Masih menurut mitos penduduk sekitar sungai Mahakam,  ular lembu adalah penguasa sungai Mahakam yang tinggal dan bernaung di sepanjang dasar sungai Mahakam. Konon katanya, ular lembu memiliki tubuh berdiameter sebesar drum, dengan panjang yang membentang selebar sungai Mahakam, yang kepalanya menyerupai hewan lembu (sejenis sapi).

Tapi, benarkah ular lembu muncul di video tersebut? Ternyata desas-desus itu tidak bisa dibuktikan secara ilmiah kebenarannya. Anggapan akan munculnya lembu hanya berasal dari ilusi orang-orang yang suka percaya takhayul. Jika dilihat secara obyektif, dalam video itu ketika rumah bagian belakang tenggelam, gambar yang disangka sebagai kepada ular lembu itu hanya seperti bongkahan tanah. Ini bisa dibuktikan dari video bagian awal ketika rumah masih utuh berdiri.

Sedangkan pusaran air yang muncul, ini bisa terjadi karena benda yang tenggelam tersebut memliliki rongga udara atau benda apapun yang mempunyai volume besar jika ditenggelamkan ke air tentu akan menimbulkan gerakan air di atas permukaannya. Jadi, tidak ada kaitannya dengan dongeng hewan ular lembu sebagaimana yang terlanjur dipercayai orang.

Terlebih lagi, keberadaan ular lembu sendiri hanyalah sekedar cerita dongeng atau imajinasi yang tidak ada dalam dunia nyata. Status ular lembu tak ubahnya dengan hewan-hewan lain yang juga cuma ada di dunia khayalan seperti naga api di Cina, kuda terbang dalam cerita peri di Eropa, burung garuda dalam kisah pewayangan di Jawa, naga besukih di Bali, lembuswana di Kutai, dll.

Video ini bisa didownload dari situs Youtube, namun tanpa embel-embel keterangan ular lembu. Si pengunggah video yang bernama akun “Fajriansyahxvc” hanya memberi judul “SEBULU ILIR – VIDEO MOMEN RUNTUHNYA TANAH RUMAH 28 AGUSTUS 2011 sbl.mp4.”

Si pengunggah (Fajriansyah) memberi keterangan bahwa, “Moment video saat saat runtuh amblas tanah rumah ke Sungai Mahakam dari rumah salah warga RT II Desa Sebulu Ilir yang sebelumnya runtuh amblas bagian depan rumah/Warung Makan milik Hj. Rusmiah pada tanggal 25 Agustus 2011 dan runtuh amblas yang kedua pada tanggal 28 Agustus 2011 sekitar pukul 16.30 WITA. Video ini diambil oleh Pak Yadi Moge menggunakan Mobile Camera HP Samsung total byte 39 MB dan di re-editing oleh ipey KOKUSE creatiVideophoto.

Sudah kemestian, di era teknologi canggih dan informasi yang mudah diakses siapapun, masyarakat hendaknya bisa berpikir jernih, lebih mengedepankan logika di atas ilusi, lebih mengutamakan akal sehat daripada fantasi, sehingga tidak menjadi korban tipu daya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.   (Yournalia Shagieta)

Baca juga artikel:

- Mitos Ular Lembu di Sungai Mahakam Versi Segihan-Sebulu

- Video Penampakan Ular Lembu Sebulu di Youtube 24 Oktober 2011

- Artikel “Ular Lembu Sebulu” Kami Dijiplak Blog Kaltim News

About these ads

10 Komentar

  1. Budi Harto

    Jadi kesah lembu itu nakaan maha yo…

  2. Yogi Pratama

    Ular lembu itu yang patungnya ada di MAL LEMBUSWANA itu ya ? Klo itu, kok bentuknya bukan ular ? tapi kayak gajah bersayap ?

    • Jurnal Segihan

      Ular lembu memang berbeda dengan Lembuswana. Ular lembu merupakan kombinasi antara badan ular dan kepada lembu. Sedangkan Lembuswana adalah hewan dalam mitologi rakyat Kutai yang hidup sejak zaman Kerajaan Kutai. Lembuswana menjadi lambang Kerajaan Kutai hingga Kesultanan Kutai Kartanegara. Lembuswana dicirikan sebagai berkepala singa, bermahkota (melambangkan keperkasaan seorang raja yang dianggap penguasa dan mahkota adalah tanda kekuasaan raja yang dianggap seperti dewa), berbelalai gajah (melambangkan dewa Ganesha sebagai dewa kecerdasan), bersayap garuda, dan bersisik ikan.

  3. Hen

    menurut saya memang lembu itu ada, tp ngk bisa sembarang org yg bisa melihat krn mahkluk tersebut hanya muncul sesaat dan misteri. rongga dibawah tanah penduduk sebulu itu sdh sangat lama hanya sekarang baru ambruk, krn sarangx terganggu. maka dari jgnlah merusak alam dan hargai mahkluk hidup yg lain

    • Jurnal Segihan

      Maaf, kalimat Anda, “menurut saya … dan seterusnya” tidak bisa menjadi tolak ukur akan kebenaran mitos tersebut. Sekedar praduga tanpa data dan fakta ilmiah tidak bisa menjadi sumber kebenaran.

  4. arman

    bontoknya video amatir dipercaya …bubuhan seboh dikgala kami bodo…?

  5. aidha

    mistis to ada bkanx semua yg gaib itu berdampingan ma qta bkn xmkhluk memank ada qta boleh prcaya tapi ga boleh djadikan kmusyrikn intix itu semua pndapt masing2 org kan zmua punya brpndat

    • Yournalia Shagieta

      Supaya setiap pendapat dapat dipertanggungjawabkan, sepantasnya kita hanya percaya adanya makhluk gaib yang dikabarkan oleh kitab suci saja, yaitu malaikat, iblis, setan, jin, dan bidadari di surga.
      Adapun makhluk mitologi bukan termasuk makhluk gaib yang dipercayai keberadaannya.

  6. Cainabel

    Yap, dan kuntilanak,tuyul, naga mulawarman, lembuswana, mereka semua adalah jin.

    • Yournalia Shagieta

      Kuntilanak = judul film || Tuyul = judul sinetron || Naga = nama perahu || Lembuswana = nama patung

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: